• Minggu, 2 Oktober 2022

Rusia akan meningkatkan produksi perangkat keras militer

- Kamis, 22 September 2022 | 17:00 WIB


nusantara62 – raksasa industri pertahanan milik negara Rusia – telah berjanji untuk meningkatkan kemampuan produksinya untuk memenuhi permintaan perangkat keras militer di tengah mobilisasi parsial.

Sebagai perusahaan industri pertahanan, Rostech berperan memenuhi sistem persenjataan moskow, utuk kebutuhan ini Rostech memberlakukan kondisi operasi khusus.

Karyawan bekerja lembur juga di akhir pekan, bertujuan meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi tujuan membantu Moskow agar Rusia menang.

Baca Juga: Mantan jenderal AS peringatkan Rusia tentang 'serangan yang menghancurkan'

Pernyataan itu muncul ketika Presiden Rusia Vladimir Putin menuntut industri pertahanan mempercepat pekerjaan mereka di bawah program pengadaan dan akuisisi pertahanan negara.

Rostech bertanggung jawab atas 40% dari semua kontrak akuisisi pertahanan. Raksasa industri pertahanan memproduksi pesawat tempur, sistem artileri, senjata presisi tinggi, perangkat komunikasi, dan sistem peperangan elektronik radio.

Sebelumnya pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial. Dia mengatakan Kementerian Pertahanan telah merekomendasikan penarikan tentara cadangan ke dalam dinas aktif di tengah konflik berkepanjangan di Ukraina dan Donbass.

Baca Juga: Ilmuwan Meledakkan Plastik Dengan Laser dan Mengubahnya Menjadi Berlian kecil Serta Air jenis Baru

Menurut Menteri Pertahanan Sergey Shoigu, mobilisasi akan mempersenjatai sekitar 300.000 tentara cadangan, atau lebih 1% dari potensi mobilisasi penuh Rusia.

Halaman:

Editor: Rosemary

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

37 Ide Caption Instagram Menarik Saat Berlibur

Jumat, 30 September 2022 | 06:15 WIB

AS akan memperdalam 'hubungan tidak resmi' dengan Taiwan

Kamis, 29 September 2022 | 09:31 WIB
X