Cerita Rakyat Yogyakarta, Asal Usul Desa Butuh, Rembug Janji Dua Murid Sunan Kalijaga, Bagian 3

- Rabu, 29 Maret 2023 | 14:30 WIB
Ilustrasi pohon kelapa, cerita rakyat Yogyakarta, asal usul Desa Butuh. (Quora)
Ilustrasi pohon kelapa, cerita rakyat Yogyakarta, asal usul Desa Butuh. (Quora)

Nusantara62 - Ini Cerita rakyat Yogyakarta, Kisah asal usul Desa Butuh, bertemunya dua murid Sunan Kalijaga yang berembug untuk keturunan raja Jawa.

Cerita rakyat Yogyakarta, Kisah Desa Butuh dikutip Nusantara62 dari tulisan Dhanu Priyo Prabowo di buku Antologi Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta terbitan Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional (2004).

Berikut cerita rakyat Yogyakarta, Kisah Desa Butuh, bagian 3:

Baca Juga: Cerita Rakyat Kalimantan Timur, Legenda Genting dan Gentas, Janda yang Relakan Dua Anaknya Jadi Tumbal 

Para pendatang itu percaya bahwa Ki Ageng Giring adalah seorang sakti yang dapat memberikan perlindungan dari marabahaya.

Akhimya, setelah desa dapat berjalan sebagaimana layaknya desa lainnya, Ki Ageng Giring lalu menikah dengan seorang perempuan bernama Talang Warih.

Hidup mereka tentram dan saling mengasihi. Sayang, mereka belum dikaruniai anak.

Baca Juga: Cha Eun Woo Menolak Tampil di Drama Kriminal, Bulk, Ini Alasannya

Konon, ketika desa Giring mulai dibuka, Ki Ageng Giring segera menanam sabut kering pemberian gurunya, Sunan Kalijaga.

Pada awalnya, ia tidak dapat mengerti dengan maksud gurunya itu.

"Maaf, Guru. Bukan maksud saya untuk membantah. Izinkanlah saya bertanya, apakah mungkin sabut kering seperti ini dapat tumbuh menjadi sebuah pohon kelapa?" tanya Ki Ageng Giring sambil mengamati sabut kering yang baru saja diterimanya dari gurunya itu.

Baca Juga: Simak 5 Tanda Empty Love Dalam Hubungan

"Memang tidak masuk akal. Seharusnya yang dapat tumbuh menjadi sebuah pohon adalah buah kelapa. Akan tetapi, di dunia ini segala sesuatunya dapat terjadi jika memang dikehendaki Tuhan. Termasuk sabut kelapa kering yang ada di tanganmu itu."

Ki Ageng Giring tidak lagi meneruskan pertanyaan. Ia segera memahami maksud Sang Guru.

Halaman:

Editor: Y Fernando Hamonangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapal induk China berlayar melalui Selat Taiwan

Senin, 29 Mei 2023 | 08:00 WIB

Rusia belum mulai 'bertindak serius' di Ukraina

Senin, 29 Mei 2023 | 06:32 WIB
X