• Minggu, 2 Oktober 2022

Blunder, Presiden Jokowi Angkat Anggota Tim Penyelesaian HAM, Ternyata Terlibat Kasus Pembunuhan Munir

- Jumat, 23 September 2022 | 16:36 WIB
Kasus pembunuhan aktivis HAM Munir kembali diungkap (Dok.Kontras)
Kasus pembunuhan aktivis HAM Munir kembali diungkap (Dok.Kontras)

Nusantara62 – Anggota Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu yang dibentuk Presiden Jokowi ternyata terlibat dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

Tim penyelesaian HAM itu dibentuk Presiden Jokowi melalui Keppres Nomor 17 Tahun 2022 tentang Pembentukan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu.

Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) menilai, komposisi keanggotaan tim penyelesaian HAM itu melukai korban serta mencederai penegakkan HAM.

Baca Juga: Tom Cruise, Sandra Bullock, dan Banyak Bintang Film Kehilangan Jutaan Dolar, Curiga Ditilep Paramount

“KASUM bersepakat dengan pernyataan korban dan keluarga korban Pelanggaran HAM Berat masa lalu, yakni Keppres 17 Tahun 2022 merupakan sarana cuci dosa pelaku pelanggaran HAM berat masa lalu,” demikian keterangan tertulis KASUM yang diterima Nusantara62, Jumat, 23 September 2022.

Keterangan tertulis itu disampaikan tiga aktivis KASUM yakni Hussein Ahmad, Teo Reffelsen, dan Andi Muhammad Rezaldy.

KASUM menyebutkan, Keppres 17 Tahun 2022 itu bermasalah secara konseptual yang melanggar hak korban atas kebenaran dan keadilan.

Baca Juga: Warisi Perusahaan Game Online, Kim Jung Youn Menjadi Miliarder Termuda di Dunia  

Serta membuktikan bahwa negara melakukan pembiaran terhadap pelaku pelanggaran HAM berat.

Halaman:

Editor: Y Fernando Hamonangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Tewas

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:25 WIB

Gempa Tarutung, BMKG: Ada 68 Gempa Susulan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:33 WIB

Layanan SIM Keliling Jakarta, Sabtu 1 Oktober 2022

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 05:55 WIB

Layanan SIM Keliling Depok, Sabtu 1 Oktober 2022

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 05:39 WIB
X