• Minggu, 2 Oktober 2022

Disanksi Demosi Dua Tahun dan Tambahan Pembinaan Satu Bulan, Iptu JA Tidak Ajukan Banding

- Rabu, 21 September 2022 | 17:00 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah beri keterangan. (Foto: PMJ/Fajar).
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah beri keterangan. (Foto: PMJ/Fajar).



nusantara62 - Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan saksi terhadap Iptu Januar Arifin (Iptu JA) dengan demosi selama dua tahun.
 
“Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela,” ucapnya,"Adapun wujud perbuatan ketidakprofesionalan di dalam melaksanakan tugas,” .

Nurul menambahkan, Iptu JA tidak mengajukan banding atas putusan sidang KKEP tersebut.
 
Iptu JA dinyatakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf c, Pasal 6 ayat 2 huruf b, Pasal 10 ayat 1 huruf f, Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian RI.
 
Selain sanksi demosi dua tahun, Iptu JA juga dikenakan sanksi wajib mengikuti pembinaan selama satu bulan.
 

“Kewajiban pelanggar mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan dan pengetahuan profesi selama 1 bulan,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah dalam video konferensi pers yang diterima, Rabu (21/9/2022)

Sidang KKEP juga menyatakan bahwa perilaku Iptu JA sebagai perbuatan tercela atas ketidak profesionalannya dalam menjalankan tugas.***




 

 

Editor: Harry Widi

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Tewas

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:25 WIB

Gempa Tarutung, BMKG: Ada 68 Gempa Susulan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:33 WIB

Layanan SIM Keliling Jakarta, Sabtu 1 Oktober 2022

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 05:55 WIB

Layanan SIM Keliling Depok, Sabtu 1 Oktober 2022

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 05:39 WIB
X