• Sabtu, 26 November 2022

KPPPA mengutuk keras perlakuan kepada anak di Medan, kawal kasusnya

- Selasa, 20 September 2022 | 12:09 WIB

nusantara62 - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar, mengutuk keras perlakuan persetubuhan paksa yang dialami oleh anak berusia 12 tahun berinisial J di Medan, Sumatera Utara.

Pihaknya mendorong kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku persetubuhan anak yang melanggar Pasal 76D Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Nahar di Jakarta, Sabtu (17/9) lalu, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa pelaku bisa dituntut dengan ancaman pidana seberat-beratnya sebagaimana diatur dalam Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016, apalagi yang bersangkutan adalah orang-orang terdekat korban.

Baca Juga: Hindari Perilaku Tidak Jujur dan Curang Selama Mengikuti Ujian PPPK 2022, Syarat Mutlak Lolos Menjadi ASN

Informasi terkini, korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan lantaran terinfeksi HIV.

"Kami terus memantau. Saat ini kondisi anak semakin membaik," tambah Nahar.

Menurut Nahar, Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di daerah telah mendampingi J dan keluarga sejak awal kasus ini bergulir.

Termasuk dalam proses pemeriksaan di kepolisian serta mendampingi upaya rehabilitasi medisnya.

Baca Juga: Jangan Kebablasan Menganggap Pahlawan Penyerang Ruang Digital

Halaman:

Editor: Harry Widi

Sumber: Humas Kemen PPPA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Dapat Marga Sidabutar

Sabtu, 26 November 2022 | 16:17 WIB

Penjual Tramadol Berkedok Toko Kosmetik Dibekuk

Sabtu, 26 November 2022 | 08:20 WIB
X