Kemenperin Adopsi AEVO Jerman untuk Pelatihan di Tempat Kerja

- Senin, 21 November 2022 | 04:54 WIB
Ilustrasi Pelatihan  (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi Pelatihan (suaramerdeka.com / dok)

Nusantara62 - Kementerian Perindustrian atau Kemenperin mengadopsi AEVO Jerman untuk pelatihan di tempat kerja.

Sistem pelatihan tempat kerja (in-company training) mengacu pada Peraturan Kelayakan Pelatih Tempat Kerja (AEVO) Jerman.

AEVO Jerman itu sudah yang diterapkan oleh Jerman di Indonesia.

Baca Juga: Cerita Rakyat Betawi, Kisah Tragis Si Manis Jembatan Ancol


“Manfaat dari sistem ini adalah perusahaan dapat mencetak dan memperoleh tenaga ahli kompeten yang benar-benar memenuhi tuntutan dan kebutuhan perusahaan, sehingga dapat menghemat biaya, waktu, dan tenaga dalam proses rekrutmen,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan di Jakarta, Minggu (20/11).

Dikatakan, BPSDMI Kemenperin terlibat aktif dalam penyusunan Strategi Nasional Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi sebagai turunan dari Peraturan Presiden Nomor 68 tahun 2022, yang di dalamnya membahas penyediaan pelatih tempat kerja sebagai salah satu aspek utama pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Kebutuhan terhadap pelatih tempat kerja (in-company trainer) diproyeksi semakin tinggi. Apalagi, Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) di seluruh provinsi Indonesia dapat menyediakan layanan pelatihan in-company trainer,” paparnya.

Baca Juga: Dikalahkan Ekuador di Pertandingan Pertama Piala Dunia 2022, Pelatih Qatar: Bukan Level Terbaik Kami

Ia menambahkan, untuk mendukung penyediaan pelatih tempat kerja di Indonesia, BPSMI Kemenperin telah menggelar pelatihan Master Trainer.

Halaman:

Editor: Y Fernando Hamonangan

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekilas Toyota Alphard, MPV Premium Terlaris di 2022

Senin, 6 Februari 2023 | 06:00 WIB

2022, Toyota Voxy Terlaris di Segmen MPV High

Sabtu, 4 Februari 2023 | 11:05 WIB

Harga Makanan di Inggris Meroket

Kamis, 2 Februari 2023 | 05:45 WIB
X