• Minggu, 2 Oktober 2022

Tahun Ini Momentum Tepat Reformasi Kebijakan Subsidi Energi

- Rabu, 21 September 2022 | 05:20 WIB
Ilustrasi energi baik minyak dan gas.
Ilustrasi energi baik minyak dan gas.

Nusantara62 - Tahun ini merupakan waktu yang tepat bagi pemerintah melakukan reformasi kebijakan subsidi energi.

Hal itu karena masih adanya ruang diskresi dalam APBN 2022 terkait defisit.

Termasuk, akan ada ongkos politik yang akan makin besar jika melakukan penundaan.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Pertamina, Sekjen ESDM Ikut Ditunjuk

Demikian disampaikan ekonom INDEF Abra Talattov seperti dikutip Nusantara62 dari laman Kemenkeu, 21 September 2022.

“Momentum reformasi kebijakan subsidi energi harus segera dipercepat di semester dua ini. Sebab, ini akan membuat perubahan drastis kebijakan subsidi energi,” kata Abra Talattov.

Menurut Abra Talattov, kebijakan tersebut akan menimbulkan beberapa implikasi, seperti inflasi meski sifatnya temporer, serta resistensi dan pro kontra dari masyarakat terhadap kebijakan baru.

Baca Juga: Kasus Peretasan Hacker Bjorka, Polri Bakal Ungkap Tersangka Lain

“Momen reformasi di tengah tahun kedua ini juga akan memungkinkan dilakukannya evaluasi. Jadi, ketika dampak negatifnya cukup luas dan besar, pemerintah bisa melakukan penyesuaian atau penyempurnaan kebijakan,” ujar Abra Talattov.

Halaman:

Editor: Y Fernando Hamonangan

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laba H&M Anjlok Drastis Setelah Keluar dari Rusia

Jumat, 30 September 2022 | 14:05 WIB

Kremlin: Ledakan Nord Stream Masalah Besar bagi Rusia

Kamis, 29 September 2022 | 07:05 WIB

Ekonomi Indonesia Positif, Tapi Tetap Waspada

Selasa, 27 September 2022 | 15:05 WIB

Menkeu: UNICEF Apresiasi Olimpiade APBN 2022

Selasa, 27 September 2022 | 14:05 WIB

Erick Thohir Ajak CEO Global Investasi di Indonesia

Selasa, 27 September 2022 | 11:33 WIB

Ini Langkah Indonesia Sikapi Gejolak Perekonomian Global

Senin, 26 September 2022 | 06:14 WIB
X